2148058 - SITI SHOFIYAH AULIA PUTRI FARADILLA




Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Halo teman-teman saya St. Shofiyah Aulia Putri Faradilla mahasiswi dari Politeknik Pariwisata Makassar jurusan kepariwisataan, program studi Destinasi Pariwisata, disini saya akan membahas beberapa daya tarik dari Kabupaten Maros 


Nah daya tarik pertama yang saya akan bahas yaitu Kawasan Wisata Karst Rammang-Rammang
                                                                 

                                                         Rammang-Rammang



   Kawasan wisata karst rammang-rammang ini terletak di Kabupaten Maros, sulawesi selatan desa bontolempangan, Kec. bontoa, keunikan dari rammang-rammang ini memiliki pemandangan karst yang menyejukkan mata dan menyuguhkan pesona yang jarang ditemui di belahan dunia lain dan terdapat juga sungai serta hamparan sawah. Rammang-rammang merupakan sebuah tempat yang terletak di pegunungan karst Maros-Pangkep, yang merupakan karst terbesar ketiga di dunia dengan luas sekitar 43.700 hektar dan memiliki 280 gua dan diantara 16 gua lainnya menjadi situs prasejarah karena pegunungan karst itu terbentuk jutaan tahun lalu namun baru dihuni manusia ribuan tahun lalu

 Fasilitas yang tersedia di Rammang-Rammang yaitu perahu untuk menuju ke kampung bertua, untuk harga sewa perahu bervariasi tergantung kapasitasnya 1-4 orang disewakan seharga Rp.200.000 pulang-pergi, dan fasilitas lainnya tersedia penginapan bagi wisatawan yang ingin menginap, mushollah dan cafe serta wc umum

 Kawasan wisata karst rammang-rammang dapat dikunjungi setiap hari jam 9 pagi- jam 5 sore baik menggunakan kendaraan pribadi maupun menggunakan perahu yang disediakan masyarakat sekitar. Rammang-rammang masuk kedalam daya tarik nasional yang dilindungi unesco serta dikelola oleh pemerintah kabupaten maros.


 
   

                                                   Air Terjun Bantimurung 


   Air terjun adalah salah satu air terjun yang telah menjadi ekosistem objek wisata pemandian dan air terjun andalan Sulawesi Selatan dari tahun 1980-an hingga saat ini, Taman wisata bantimurung terletak di kalabbirang, kec. bantimurung, sulawesi selatan, air terjun ini memiliki tinggi 15 m dan lebar 20 m. Air terjun ini tak pernah kering dan mengalir sepanjang tahun jadi tak heran jika kawasan ini menjadi rumah dari ratusan spesies kupu-kupu sebab satwa cantik ini menyukai hidup di dekat sumber air yang vegetasinya masih terjaga, selain air terjun di bantimurung juga terdapat beberapa gua yang bisa dikunjungi salah satunya gua mimpi yang dikunjungi oleh banyak wisatawan.

 Fasilitas yang tersedia di bantimurung ini yaitu hotel, gazebo, mushollah, kolam renang anak-anak. kolam renang orang dewasa serta peralatan sewa susur gowa, untuk berkunjung ke daya tarik wisata bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum, bantimurung ini dibuka setiap hari 24 jam dan dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Maros Balai Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung


                                                         

                                                         Air Terjun Lacolla




   Air Terjun Lacolla adalah salah satu air terjun terindah di Kabupaten Maros yang lokasinya tepat berada di Dusun Malaka, Desa Cenrana Baru, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia dan berjarak sekitar 50 Km (1 jam 30 menit) dari Pusat Kabupaten Maros serta berjarak 65 Km (2 jam) dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Perjalanan menuju lokasi air terjun memang terbilang cukup jauh dari pusat kota, selama perjalanan kalian akan melewati berbagai hal menarik dimulai dari perkotaan yang padat, semakin lama nuansa pedesaan mulai terasa, kalian juga akan melewati beberapa kawasan wisata lainnya di Kabupaten Maros selama perjalanan menuju air terjun, seperti Taman Prasejarah Leang-Leang, Taman Nasional Bantimurung, hingga Maros Waterpark.


  Sungai berbatu dan air terjun yang bersusun akan memanjakan mata kalian, terdapat beberapa bangku ataupun bale-bale dari bambu yang telah disediakan oleh pengelola dan warga setempat bagi kalian yang ingin beristirahat, kalaupun kalian membawa tenda untuk menginap ataupun hammock untuk bersantai, kalian tidak perlu khawatir karena disana terdapat banyak spot untuk mendirikan tenda. Jika kalian masih punya tenaga, terdapat pula satu air terjun besar di atas Air Terjun Lacolla, kalian hanya perlu berjalan dan mendaki sekitar 10 menit untuk tiba disana, namun bagi kalian yang sudah puas dengan Air Terjun Lacolla, kalian bisa langsung berenang dan menikmati kesegaran airnya. jika kondisi tidak terlalu ramai, kalian bisa masuk secara cuma-cuma ke Air Terjun Lacolla, tetapi jika sedang ramai, biasanya ada biaya masuk sebesar Rp10.000. Sebaiknya saat berkunjung ke Air Terjun Lacolla, kalian membawa perlengkapan serta makanan dan minuman yang cukup karena lokasinya yang cukup jauh dari pusat perbelanjaan. Untuk kalian yang sudah biasa mendaki gunung pasti sudah terbiasa dengan keadaan dari Air Terjun Lacolla, namun bagi kalian yang belum terbiasa kalian bisa menuju rumah warga sekitar untuk menumpang di toilet jika kalian membutuhkan.



                           Taman Prasejarah Leang-Leang



Taman Prasejarah Leang-Leang atau juga dikenal Taman Purbakala Leang-Leang adalah salah satu objek wisata andalan di Kabupaten Maros dan Sulawesi Selatan yang menyajikan wisata edukasi tentang kepurbakalaan. Kata "Leang-Leang" dalam bahasa setempat Bugis-Makassar memiliki makna "gua". Di taman ini terdapat banyak gua prasejarah yang menyimpan peninggalan arkeologis manusia purba yang unik dan menarik. Para arkeolog berpendapat bahwa beberapa gua yang terdapat di sekitar kawasan tersebut pernah dihuni manusia sekitar 3.000-8.000 tahun SM. Bukti keberadaan ini ditandai dengan lukisan prasejarah berupa gambar babi rusa yang sedang melompat, puluhan gambar telapak tangan yang ada pada dinding-dinding gua. Terdapat 5 buah telapak tangan manusia purbakala yang ditemukan di Gua Pettae, terdapat pula 32 bekas telapak tangan yang ditemukan di Gua Pettae. Selain lukisan prasejarah, juga terdapat benda laut berupa kerang yang menandai bahwa gua tersebut juga pernah terendam dan dikelilingi oleh laut. Keunikan lain adalah keberadaan sungai yang berada tepat di depan Gua Leang-leang, singkapan batu kapur yang tersebar di areal persawahan penduduk, dan pemandangan Puncak Bulusaraung dari atas gua. Taman prasejarah ini jaraknya tidak terlalu jauh dengan kawasan Taman Wisata Alam Bantimurung yang merupakan objek wisata cukup diminati baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.


  Taman Prasejarah Leang-Leang terletak pada deretan bukit kapur (karst) di kawasan karst maros-pangkep, taman nasional bantimurung-bulusaraung, wilayah administratif kabupaten maros. Secara administratif tepat berada di Lingkungan Leang-Leang,Kel;urahan Leang-Lean, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Lokasinya dapat ditempuh ± 15–30 menit melalui jalan lingkungan (Jalan Poros Leang-Leang) dari Jalan Poros Bantimurung yang merupakan jalan utama yang menghubungkan kabupaten maros dan kabupaten bone. Sepanjang Jalan Poros Leang-Leang merupakan jalan yang telah dibeton sehingga memudahkan akses wisatawan. Jarak taman ini ke kota turikale adalah 10 km, bandara international sultan hasanuddin 19,9 km, dan 34,9 km sebelah utara kota makassar. Kawasan ini dapat dicapai dalam waktu ± 1,5 jam dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Dari Kota Makassar melalui Jalan Poros Bantimurung (Maros-Bone) pada kilometer 7 belok kiri menyusuri jalan lingkungan kearah utara sampai ke kaki perbukitan karst

Nah, kalian sudah tau kan beberapa daya tarik yang ada di kabupaten maros, semoga kalian bisa lebih mengetahui daya tarik wisata selain di kabupaten maros, see you 😙💗

 Sekian dari blog saya kali ini, maaf kalo ada kekurangan karena sesungguhnya manusia tidak luput dari kesalahan 🙏😊

Wabillaihtaufik wal hidayah

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabaraktuh....



 

Read More …