2148058 - SITI SHOFIYAH AULIA PUTRI FARADILLA

KALIMANTAN SELATAN 
 


A. GEOGRAFI KALIMANTAN SELATAN 

Secara geografis. terletak di bagian selatan Pulau Kalimantan dengan batas-batas: sebelah barat dengan Provinsi Kalimantan Tengah. sebelah timur dengan Selat Makassar. sebelah selatan dengan Laut Jawa dan sebelah utara dengan Provinsi Kalimantan Kalimantan Timur. Luas wilayahnya adalah sekitar 38.744.23 km2 atau 6.98 persen dari luas Pulau Kalimantan dan 1.96 persen dari luas wilayah Indonesia.


 


B. LUAS DAN BATAS WILAYAH 
Batas-batas Provinsi Kalimantan Selatan adalah Provinsi Kalimantan Tengah (Barat), Selat Makasar (Timur), Laut Jawa (Selatan), dan Provinsi Kalimantan Timur (Utara). Luas wilayah Provinsi Kalimantan Selatan adalah 37.530,52 km² atau 1,96 persen dari luas wilayah Indonesia.

C. Luas Daerah
744,23 km2 atau sekitar 6,98% dari Pulau Kalimantan.

D. Batas Wilayah
Barat: Provinsi Kalimantan Tengah
Timur: Selat Makassar
Selatan : Laut Jawa
Utara: Provinsi Kalimantan Timur



E. SEJARAH 

 


Kawasan Kalimantan Selatan pada masa lalu merupakan bagian dari 3 kerajaan besar yang pernah secara berturut-turut memiliki wilayah di daerah ini, yakni Kerajaan Negara Dipa, diteruskan oleh Kerajaan Negara Daha dan diteruskan oleh Kesultanan Banjar. Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Kalimantan dijadikan provinsi tersendiri dengan gubernur pertama Gubernur Ir. Pangeran Muhammad Noor yang menjabat sampai dibuatnya Perjanjian Linggarjati. Sejarah pemerintahan di Kalimantan Selatan juga diwarnai dengan terbentuknya organisasi Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) Divisi IV di Mojokerto, Jawa Timur yang mempersatukan kekuatan dan pejuang asal Kalimantan yang berada di Jawa. Dengan ditandatanganinya Perjanjian Linggarjati menyebabkan Kalimantan terpisah dari Republik Indonesia. Dalam keadaan ini pemimpin ALRI IV mengambil langkah untuk kedaulatan Kalimantan sebagai bagian wilayah Indonesia, melalui suatu proklamasi yang ditandatangani oleh Gubernur ALRI Hasan Basry di Kandangan 17 Mei 1949 yang isinya menyatakan bahwa rakyat Indonesia di Kalimantan Selatan memaklumkan berdirinya pemerintahan Gubernur tentara ALRI yang melingkupi seluruh wilayah Kalimantan Selatan (dan tengah). Wilayah itu dinyatakan sebagai bagian dari wilayah RI sesuai Proklamasi kemerdekaaan 17 Agustus 1945. Upaya yang dilakukan dianggap sebagai upaya tandingan atas dibentuknya Dewan Banjar oleh Belanda". Menyusul kembalinya Indonesia ke bentuk negara kesatuan kehidupan pemerintahan di daerah juga mengalamai penataaan. Provinsi Kalimantan pada masa itu terdiri atas 3 (tiga) karesidenan yaitu Karesidenan Kalimantan Barat, Karesidenan Kalimantan Selatan dan Karesidenan Kalimantan Timur. Provinsi Kalimantan, kemudian dipecah menjadi 3 provinsi, masing-masing Kalimantan Barat, Timur dan Selatan yang dituangkan dalam UU No. 25 Tahun 1956. Berdasarkan UU No. 21 Tahun 1957, sebagian besar daerah sebelah barat dan utara wilayah Kalimantan Selatan dijadikan Provinsi Kalimantan Tengah. Sedangkan UU No. 27 Tahun 1959 memisahkan bagian utara dari daerah Kabupaten Kotabaru dan memasukkan wilayah itu ke dalam kekuasaan Provinsi Kalimantan Timur. Sejak saat itu Provinsi Kalimantan Selatan tidak lagi mengalami perubahan wilayah, dan tetap seperti adanya. Adapun UU No.25 Tahun 1956 yang merupakan dasar pembentukan Provinsi Kalimantan Selatan kemudian diperbaharui dengan UU No. 10 Tahun 1957 dan UU No. 27 Tahun 1959 dan terakhir UU No. 8 Tahun 2022.


F. DEMOGRAFI 
Berikut data sensus jumlah penduduk yang ada di Kalimantan Selatan menurut Badan Pusat Statistik
  


G. AGAMA DAN SUKU BANGSA 
AGAMA
Islam adalah agama mayoritas yang dianut sekitar 96% masyarakat Kalimantan Selatan. Selain itu ada juga penganut agama Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, Khonghucu serta Kaharingan yang dianut masyarakat di kawasan Pegunungan Meratus.
Berikut adalah data penduduk menurut agama yang dianut tahun 2010 dan penduduk menurut agama tahun 2015 dan tempat ibadah data 2010) dan tahun



 




 

SUKU BANGSA
Suku Banjar, Dayak Bakumpai, Dayak Baraki, Dayak Maanyan, Dayak Lawangan, Dayak Bukit Ngaju, Melayu Jawa, Bugis, Cina dan Arab Keturunan.


SUKU BANJAR
Suku Banjar memiliki tingkat populasi cukup tinggi. Bahkan persebarannya, hampir mendiami satu wilayah Provinsi Kalimantan Selatan seluruhnya. Bahasa komunikasi keseharian Suku Banjar adalah Bahasa Banjar. Bahasa ini juga telah berkembang sejak zaman Kerajaan Hindu -Budha, yaitu Negara Dipa dan Daha, hingga datangnya Islam ke Banjar.Keunikan dari Bahasa Banjar adalah, kemiripannya dengan bahasa lain, seperti Bahasa Melayu, Dayak, dan juga Bahasa Jawa. Namun saat ini, Bahasa Banjar asli tidak banyak penuturnya. Mereka menggunakannya, untuk acara tradisi ritual keagamaan.

 



SUKU BUGIS
Suku Bugis ternyata tidak hanya ada di Sulawesi, tapi juga ada di Kalimantan Selatan. Tepatnya adalah Suku Bugis Pagatan, yang merupakan keturunan pendatang dari Suku Bugis di Sulawesi Selatan. 
Nama “Pagatan” pada akhir nama Bugis, pengertiannya adalah suku yang mendiami Desa Pagatan dan sekitarnya. Selain itu, sebagian juga berdomisili di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru.




SUKU DAYAK
Suku Dayak memiliki populasi terbesar di Pulau Kalimantan. Namanya yang khas, memang sengaja diberikan oleh bangsa asing yang pernah menduduki pulau ini sebagai penjajah. Suku Dayak juga terkenal akan keahliannya dalam menggeluti dunia bahari dan kemaritiman, dalam kehidupannya sehari-hari. Masyarakat Dayak terbagi menjadi enam rumpun besar, yang diantaranya adalah  Murut, Klemantan, Punan, Iban, Ot Danum-Ngaju, dan Apokayan. Rumpun Dayak Punan merupakan suku tertua, yang mendiami Pulau Kalimantan.
 


H. EKONOMI 
PERKEMBANGAN EKONOMI MAKRO KALIMANTAN SELATAN
Pada triwulan II 2022, proses pemulihan ekonomi Provinsi Kalimantan Selatan terus berlanjut dengan tumbuh 5,81% (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan I 2022 yang tumbuh 3,51% (yoy). Dari sisi penawaran, akselerasi pertumbuhan  didorong oleh kinerja LU Pertambangan dan LU Perdagangan, Hotel, dan Restoran (PHR), serta LU Pertanian yang tumbuh tinggi. Dari sisi permintaan, pertumbuhan ekonomi didorong oleh kinerja konsumsi rumah tangga (RT) dan net ekspor di tengah perlambatan kinerja konsumsi pemerintah dan investasi.


 

I. PEMERINTAHAN 
Daftar Kabupaten Dan Kota Di Kalimantan Selatan 
 
 
 





J. PARIWISATA 
Sektor pariwisata merupakan peluang usaha yang potensial di Kalimantan Selatan karena banyak objek-objek wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan, baik dari dalam negeri mau pun dari mancanegara. Kalimantan Selatan memiliki hampir semua jenis objek wisata alam seperti laut, pantai, danau, dan gunung. Selain itu pariwisata Kalimantan Selatan juga banyak menjual budayanya yang khas, seperti Festival Pasar Terapung, Festival Tanglong, dan lain-lain. Disamping wisata alam dan budaya, Kalimantan Selatan juga terkenal dengan wisata kulinernya.
Tarian tradisional
Secara garis besar seni tari dari Kalimantan Selatan adalah dari adat budaya etnis Banjar dan etnis Dayak. Tari Banjar berkembang sejak masa Kesultanan Banjar dan dipengaruhi oleh budaya Jawa dan Melayu, misalnya Tari Japin dan Tari Baksa Kembang
Rumah Adat
Rumat adat Kalimantan Selatan adalah Rumah Banjar dengan ikon utamanya adalah Bubungan Tinggi.
Makanan dan Minuman
Setiap kawasan di Kalimantan Selatan, memiliki makanan sebagai ciri-ciri khas daerah, seperti daerah Hulu Sungai Selatan dengan dodol dan ketupat khas kandangan-nya, Barabai dengan apam dan kacang jaruk, Amuntai dengan kuliner dari daging itik, Martapura dengan kelepon buntut, dan Binuang dengan olahan pisang sale yang disebut rimpi, Soto Banjar, Sate Itik, Nasi Kuning, dan lain-lain.

Objek Wisata
Teluk Tamiyang
Lokasi teluk tamiyang berada di kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar, Kabupaten Kotabaru
Buka 24 jam dan biaya masuk Rp. 10.000. Fasilitas di area pantai sudah cukup memadai. Sudah terdapat kamar mandi, warung makan hingga perahu yang bisa disewa untuk mengelilingi pantai
 


Pantai Batakan Baru 
Lokasi pantai batakan baru terletak di batakan, panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Buka 24 jam dengan harga masuk pantai seharga Rp. 5.000. fasilitas penunjang pariwisata sudah dikembangkan


Danau Biru Pengaron 
Lokasi dari dtw satu ini terletak di sungai raya, simpang empat, banjar dengan harga masuk Rp. 10.000
 


 Goa Liang Tapah 
Lokasi goa ini terletak di Garagata, Jaro, Kabupaten Tabalong dan buka pada pukul 08.30 – 17.00 dengan harga masuk Rp. 10.000 – Rp. 15.000

 
Goa Batu Hapu 
Lokasi DTW ini terletyak di batu hapu, hatungun, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan dengan harga masuk Rp. 2.500
 



K. KEBUDAYAAN 
Gedung Sultan Suriansyah tempat pementasan budaya Kal-Sel
 

Seni Karawitan
Sensapi (kecapi Dayak Deah)
Gamelan Banjar
Musik Panting (suku Banjar)
Musik Kangkurung/Kukurung/kengkulung (suku Dayak Bukit)
Musik Bumbung
Musik Kintung
Musik Kangkanong
Musik Salung
Musik Suling
Musik Bamban
Musik Masukkiri (suku Bugis)
Teater tradisional dan wayang
Mamanda (teater tradisional suku Banjar)
Lamut (suku Banjar)
Madihin (suku Banjar)
Wayang Kulit Banjar (suku Banjar)
Wayang Gung (wayang orang suku Banjar)
Balian(suku Dayak Bukit)
Tarian
Tarian suku Banjar
Baksa Kambang
Radap Rahayu
Kuda Gepang
Tarian suku Banjar lainnya



Tarian suku Dayak Bukit
Tari Tandik Balian, Tari Babangsai (tarian ritual, penari wanita), Tari Kanjar (tarian ritual, penari pria) 


Lagu
Lagu Daerah suku Banjar antara lain:
Ampar-ampar Pisang
Sapu Tangan Babuncu Ampat
Paris Barantai
Lagu daerah Banjar lainnya

Rumah Adat
Rumah Adat Suku Banjar disebut Rumah Bubungan Tinggi
Rumah Adat Suku Dayak Bukit disebut Balai


Pakaian Pengantin Suku Banjar
Pengantin Bagajah Gamuling Baular Lulut
Pengantin Baamar Galung Pancar Matahari
Pengantin Babaju Kun Galung Pacinan
Pangantin Babaju Kubaya Panjang

Pakaian Pemuda-pemudi
Pakaian Nanang
Galuh Banjar




L. TOKOH TERKENAL
PAHLAWAN NASIONAL INDONESIA DARI KALIMANTAN SELATAN 

PANGERAN ANTASARI

 

HASAN BASRY 
 







IDHAM CHALID


 

Beberapa pejuang, politisi dan Menteri Indonesia dari Kalimantan Selatan 

PANGERAN HIDAYATULLAH    


                        PANGERAN MUHAMMAD NOOR              



SAADILLAH MURJID            

          
                      GUSTI MUHAMMAD HATTA


M. PERGURUAN TINGGI DAN PENDIDIKAN 

Kota Banjarmasin dan Banjarbaru
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Antasari
Poltekkes Banjarmasin
Politeknik Negeri Banjarmasin (POLIBAN)
Universitas Lambung Mangkurat (ULM)

Kabupaten Tanah Laut
Politeknik Negeri Tanah Laut (POLITALA)

Kota Banjarmasin dan Banjarbaru
Akademik Bidan Bunga Kalimantan
Akademi Analis Kesehatan Borneo Lestari
Akademi Kebidanan Abdi Persada
Akademi Kebidanan Banjarbaru
Akademi Kebidanan Banua Bina Husada
Akademi Kebidanan Sari Mulia
Akademi Kebidanan YAPKESBI Banjarbaru
Akademi Keperawatan Pandan Harum
Akademi Keperawatan Kesehatan KODAM IX Mulawarman
Akademi Keperawatan Suaka Insan
Akademi Teknik Radiodiagnostik Dan Radioterapi Citra Intan Persada Banjarmasin (ATRO)
Akademi Sekretaris dan Manajemen Indonesia Banjarmasin
Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin
Akademi Pariwisata Banjarmasin
Akademi Pariwisata Nasional Banjarmasin
Akademi Teknik Pembangunan Nasional
Akademi Teknologi Radiodiagnostik & Terapi Citra Intan Persada
Universitas Achmad Yani (UVAYA)
Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjary (UNISKA)
Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMBJM)
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Jami Banjarmasin
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Indonesia Banjarmasin
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bina Banua
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIEI)[36]
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nasional (STIENAS)
Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sultan Adam (STIH SA)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Suaka Insan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cahaya Bangsa Banjarmasin
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (STKIP PGRI) Banjarmasin
Politeknik Hasnur
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Panca Setia Banjarmasin.
STMIK Banjarbaru

Kabupaten Banjar
Akademi Kebidanan Martapura
Akademi Keperawatan Intan Martapura
Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Martapura
Kabupaten Tanah Bumbu
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Darul Azhar Batulicin
Kabupaten Tapin
Politeknik Islam Syekh Salman Al-Farisi Rantau
Kabupaten Kotabaru
Politeknik Kotabaru
STIT Darul Ulum Kotabaru
STKIP Paris Barantai Kotabaru
Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Akademi Keperawatan Barabai
Akademi Manajemen Koperasi Barabai

Read More …